Semangat Baja Muncul Sejak dalam Kandungan

Written By Mas Amru on Rabu, 13 Februari 2013 | 02.56

Orang bicara dalam ceramah-ceramah motivasi, baik itu dalam seminar umum maupun karyawan perkantoran selalu saja ditujukan untuk mengobarkan semangat peserta ceramah motivasi itu. Tapi apakah peserta seminar lantas lebih bersemangat dibandingkan dengan para pekerja maupun buruh yang lain? Kali ini pena jawara ingin berbagi tentang semangat itu sendiri. Kapan dan bagaimana dalam keluarga semangat itu muncul?


Coba anda amati, bagaimana para pemulung, pekerja bangunan, petani yang dari strata ekonomi menengah ke bawah cenderung memiliki semangat hidup tinggi. Mereka sangat bersemangat untuk dapat membiayai sekolah putra putrinya. Bahkan tidak sedikit para pembesar negara yang berasal dari keluarga pekerja keras, dari kampung yang notabene jauh dari kehidupan glamour ataupun seminar-seminar motivasi seperti yang terjadi di kota.

Semangat akan muncul ketika seseorang kepepet... Betul??? Namun apakah harus mengalami yang namanya kepepet dulu baru keluar semangatnya??? 

Anda pernah dengar bukan, bahwa apa yang dilakukan oleh orang tua ketika sang istri mengandung haruslah sangat hati-hati, bukan hanya dalam hal pemeliharaan kandungan dari segi gizi, namun juga dalam hal PERILAKU orang tua.

Bayi ataupun janin dalam kandungan itu telah mendengar kata-kata, harapan-harapan, doa orang tua dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Sebagai bukti saya contohkan diri saya sendiri. Saya sangat teringat sekali ketika itu lagi semangat-semangatnya bekerja, dan setiap hari mendoakan si buah hati, sering juga saya bisikkan kata-kata yang berisi harapan agar dia menjadi anak yang berbadan kuat, semangat dan memiliki kemampuan negosiasi. Dan respon anak saya dalam kandungan, si janin itu memiliki gerakan yang luar biasa aktifnya di dalam kandungan, sampai-sampai istri sering kewalahan karena bentuk perut yang gak karu-karuan nendang sana-nendang sini. 

Alhamdulillah di usia 9 bulan lebih sedikit terlahirlah seorang anak lelaki yang sangat aktif. Hingga sekarang tumbuh menjadi anak dengan badan yang kuat, aktif dan jauh lebih kekar jika dibandingkan dengan anak-anak sebayanya. Subhanallah, semangatnya terlihat sungguh kuat, terutama kalau mengharapkan sesuatu, cara bicaranyapun seolah seperti seorang diplomat, setiap hari ada saja kata-kata yang tak terduga muncul dari mulut kecilnya untuk menggapai apa yang dia inginkan. 

Kembali lagi, ketika dilihat dari orang-orang di daerah pinggiran yang memiliki semangat hidup tinggi cenderung mau melakukan pekerjaan apa saja yang penting halal dan menghasilkan uang untuk menopang hidupnya. Bahkan mulai dari dalam kandungan mereka telah terlatih untuk prihatin dan menghadapi hidup dengan tegar. Merekalah sebenarnya contoh pemilik-pemilik semangat baja.
Pena Jawara
Bersama Abi Fafa

0 komentar:

Poskan Komentar

Jika Tulisan Ini Bermanfaat Silahkan di Share & Tulis Komentarnya

Masukkan alamat E-mail Valid untuk berlangganan